Close Menu
  • Home
  • Perjalanan
  • Wisata
  • Sport
  • Bisnis
  • Cyling
  • Humaniora
  • Royke Lumowa Gowes Jakarta Paris

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Impor Mobil India (2): Koperasi Pun Jadi “Tabolabale”

Maret 3, 2026

Impor Mobil India (1): Tercekik Manuver Agrinas

Februari 28, 2026

Impor 105.000 Mobil Pikap, Agrinas Kangkangi Presiden Prabowo

Februari 25, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
LOGIN
Blalak.comBlalak.com
  • Home
  • Perjalanan
  • Wisata
  • Sport
  • Bisnis
  • Cyling
  • Humaniora
  • Royke Lumowa Gowes Jakarta Paris
Blalak.comBlalak.com
Home » Jangan Ragukan Komitmen Ganjar Bangun Desa
Politik

Jangan Ragukan Komitmen Ganjar Bangun Desa

RedaksiBy RedaksiNovember 28, 20232 Komentar3 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Pinterest LinkedIn
Ganjar Pranowo di tengah masyarakat Merauke, Papua Selatan.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

JAKARTA, BLALAK — Pengamat Politik dari Citra Institute, Yusa Fachran mengatakan, strategi Ganjar memposisikan dirinya sebagai ‘Anak Desa’ untuk membuktikan komitmennya yang tinggi. Narasi itu menegaskan bahwa Ganjar memiliki komitmen yang kuat dalam membangun desa.

“Kita tidak perlu meragukan lagi komitmen Ganjar terhadap pembangunan desa. Sebagai mantan Gubernur, Ganjar memahami dengan baik kompleksitas tantangan desa,” kata Yusak di Jakarta, Selasa (28/11/2023). Yusa memuji, pengalaman Ganjar sebagai Gubernur Jawa Tengah selama 1o tahun menjadi modal bagi dia untuk ‘blusukan’.

Peningkatan SDM

Meski sarat pengalaman, Dekan FISIP Universitas Pamulang ini mengatakan, Ganjar perlu memperkuat sejumlah hal. Misalnya, urusan sumber daya manusia (SDM) desa. Bagaimana keberlanjutan program dana desa .

Aparatur desa, menurut dia, seharusnya sebagai mitra, dan bukan sekedar alat pengerek elektabilitas pada masa kampanye. Untuk itu, perlu  ada program untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa. “Ganjar harus fokus pada bagaimana meningkatkan kompetensi aparatur desa dalam mewujudkan desa modern,” sebut Yusak.

Yusak menyarankan, Ganjar memiliki grand desain bagaimana penyaluran dan realisasi penyerapan dana desa bisa lebih optimal. Termasuk mengedepankan anggaran berbasis kinerja dan peningkatan kualitas sumber daya manusia pendamping desa agar manfaat dana desa  segera dirasakan masyarakat.

“Ganjar harus punya program konkrit untuk pengembangan desa di semua sektor berbasis pemberdayaan masyarakat,” tandas Yusak.

Ganjar Pranowo di tengah masyarakat Merauke, Papua Selatan.

Mengawali masa kampanye, Capres nomor 3 Ganjar Pranowo memulai kampanye di Desa Waninggap Nanggo, Merauke. “Dengan memilih desa sebagai titik start kampanye, ini kami ingin memastikan komitmen untuk mendahulukan desa dalam pembangunan. Dengan itu kalau mau serius membangun Indonesia yang lebih baik, maka desa-desanya harus menjadi lebih baik dahulu,” kata Ganjar.

Pemberdayaan Desa

Sementara itu, Direktur Eksekutif Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) Herman N. Suparman mengungkapkan ada beberapa hal terkait dengan isu desa yang saat ini tengah mengemuka. Misalnya, tuntutan perpanjangan masa jabatan dan peningkatan dana desa dari APBN

BACA JUGA:  Gol Bunuh Diri Ganjar Pranowo

“Berangkat dari konteks ini tidak heran, hari ini sudah mulai kampanye, gerakan ini mengemuka, meskipun mereka berdalih bukan untuk kepentingan tertentu,” ujarnya.

Dia menyarankan, para peserta pemilu harus mengedepankan narasi soal penundaan Revisi UU Desa. “Kalau ketiga capres atau caleg fokus atau punya hati untuk membangun desa, maka pembahasan Revisi Undang-Undang Desa perlu di-pending (ditunda) deh. Jangan di tahun politik ini,” jelasnya.

RUU Desa bisa dibahas nanti ketika selesai masa Pemilu 2024 atau di bawah presiden baru hasil Pilpres 2024. “Tahun politik ini bukan masa yang cantik untuk membahas kebijakan strategis tentang desa. Perlu ketenangan, kajian mendalam yang tidak bisa dilaksanakan ketika ada hiruk-pikuk politik,” tegasnya.

Idealnya, capres-cawapres menawarkan program dan kebijakan yang mendukung konsep desa membangun atau membangun desa. Dengan demikian, mereka memberi harapan untuk pemberdayaan desa.”Para capres-cawapres ini harus benar-benar punya program untuk mendukung 4 pilar yakni ekonomi, sosial, lingkungan, dan tata kelola,” pungkasnya.(*)

editor: RED

 

 

 

 

 

 

 

 

Redaksi
Author: Redaksi

Share. Facebook WhatsApp Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BACA JUGA

Pilpres 2029, Prabowo-Gibran Bakal Pisah Jalan

Februari 20, 2026

Kritik Megawati Menjadi Peringatan Dini bagi Masyarakat

November 29, 2023

Pro Desa Jadi Identitas Politik Pasangan Ganjar-Mahfud

November 29, 2023

Mahfud Janji Tingkatkan Kesejahteraan Guru Ngaji

November 28, 2023

Netralitas Pemilu Butuh Pengawasan Masyarakat Sipil

November 27, 2023

Konsultan Politik Jangan Sembunyi di Balik Lembaga Survei

November 27, 2023

2 Komentar

  1. Pingback: Mahfud Janji Tingkatkan Kesejahteraan Guru Ngaji - blalak.com

  2. Pingback: Capres Pro Desa Jadi Identitas Politik Ganjar - blalak.com

Leave A Reply Cancel Reply

TERKINI

Impor Mobil India (2): Koperasi Pun Jadi “Tabolabale”

Maret 3, 2026

Impor Mobil India (1): Tercekik Manuver Agrinas

Februari 28, 2026

Impor 105.000 Mobil Pikap, Agrinas Kangkangi Presiden Prabowo

Februari 25, 2026

Pilpres 2029, Prabowo-Gibran Bakal Pisah Jalan

Februari 20, 2026

Anak SD Bunuh Diri di NTT, Duka Itu Menampar Sangat Keras

Februari 18, 2026

Impor Garam di Negeri Maritim

Februari 18, 2026
Blalak.com
© 2026 Blalak.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.