Penulis: JANNES EUDES WAWA

Oleh JANNES EUDES WAWA Minggu, 19 April 2026, sekitar pukul 06.00, sebagian besar peserta sudah berkumpul di loby hotel. Kami akan menggunakan mobil menuju pasar tradisional Tomohon. Jaraknya sekitar dua kilometer. Orang menyebutnya dengan pasar ekstrim.  Di sana pedagang tidak hanya menjual barang kebutuhan, seperti sayur-sayuran, bumbu dapur, ikan, daging sapi dan sejenisnya. Para pedagang memasarkan pula binatang lain yang tidak lazim, seperti tikus hutan, kelelawar (paniki), ular piton, monyet, anjing, babi hutan. Hewan-hewan yang sudah tidak bernyawa tersebut terpajang di atas meja dagangan. Bentuk wajah pun terlihat sangat jelas. Praktek ini sudah berlangsung sangat lama sebagai bagian dari kebiasaan…

Read More

Oleh JANNES EUDES WAWA Tomohon, sebuah kota yang melegenda. Wilayah yang terapit oleh Gunung Lokon dan Gunung Mahawu ini memiliki kawasan seluas 147,21 kilometer persegi. Letaknya berada pada ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut tersebut membuat Tomohon terkenal subur dengan panorama alam yang indah dan suhu udara nan sejuk. Daerah ini juga termasuk salah satu sentra penghasil aneka bunga yang amat populer di Indonesia. Dalam perjalanan bersepeda di Sulawesi Utara ini, Tomohon menjadi tujuan utama. Kami mengunjungi kota yang sejak tahun 2006 rutin menggelar festival bunga internasional. Event tersebut tidak semata-mata memperkenalkan kekayaan tradisi seni dan budaya, tetapi juga…

Read More

Oleh JANNES EUDES WAWA Sulawesi Utara selalu menjadi impian banyak orang untuk berwisata. Di sana, tidak semata-mata tersedia bentangan alam nan indah di daratan dan panorama dasar laut, tetapi juga memiliki masyarakat yang ramah, supel, egaliter, dan kreatif. Para perempuan Minahasa sejak masa lampau telah terampil meramu menu masakan sehingga menghasilkan aneka jenis kuliner lokal yang lezat, gurih dan bikin nagih. Berkelana di Sulawesi Utara selama 17-19 April 2026 sungguh menyenangkan. Kami tidak hanya mengayuh sepeda melewati jalan mendatar, tanjakan dan turunan serta hutan alam menawan di Bumi Nyiur Melambai. Kami juga menikmati kuliner yang selalu menjadi idaman. Mengikuti  Jelajah…

Read More

Oleh JANNES EUDES WAWA Mengimpor mobil pikap dalam jumlah besar bukan berarti urusan Koperasi Merah Putih telah tuntas. Jalan pintas ini justru melahirkan dampak yang besar bagi perekenomian nasional. Industri otomotif dalam negeri pun tiarap, dan negara kehilangan sekitar Rp 39 triliun dari mengimpor tersebut. Koperasi pun menjadi tabolabale, sebab kehilangan roh utamanya. Menarik lagi satu demi satu masalah pun muncul. Misalnya, pengadaan kendaraan operasional sebanyak 105.000 unit. Akan tetapi, sesuai Inpres Nomor 17 Tahun 2025, KDMP yang terbentuk sebanyak 80.000 koperasi. Itu berarti akan terjadi kelebihan 25.000 unit. Kelebihan ini untuk siapa? Bahkan, kini 1.200 unit telah tiba di…

Read More

Oleh JANNES EUDES WAWA Menjelang akhir Februari 2026, pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) melakukan langkah mengejutkan. Mengimpor mobil pikap utuh dari India dalam jumlah banyak untuk Koperasi Merah Putih. Berita tersebut membuat kita tercekik nyaris kehabisan napas. Setelah sekian puluh tahun baru kali ini terdengar lagi kabar Indonesia mengimpor mobil. Jumlahnya pun tidak main-main: 105.000 unit. Kabar ini seketika langsung memicu amarah semua orang di negeri ini. Mereka ramai-ramai memprotes kebijakan itu dan mendesak pemerintah membatalkan. Alasannya industri pikap nasional telah berpengalaman lebih dari 50 tahun dalam memproduksi dan memasok kendaraan untuk berbagai sektor, seperti logistik hingga pertambangan.…

Read More

Oleh JANNES EUDES WAWA Pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara segera mengimpor 105.000 unit kendaraan niaga dari India. Impor senilai Rp 24,66 triliun itu untuk mendukung operasional Koperasi Merah Putih. Bahkan, 1.200 unit sudah tiba di Indonesia. Kebijakan ini bertolak belakang dengan visi dan misi Presiden Prabowo Subianto yang ingin menumbuhkan kemandirian ekonomi nasional melalui penguatan industri dalam negeri dan penciptaan lapangan kerja. Ke-105.000 kendaraan itu meliputi 35.000 mobil pikap (4×4) dan 35.000 unit truk roda enam dari Tata Motors. Sisanya, 35.000 unit mobil pikap (4×4) produksi Mahindra & Mahindra Ltd. Pihak Agrinas beralasan dengan mengimpor akan menghemat biaya sekitar…

Read More

Oleh JANNES EUDES WAWA Pemilihan Presiden tahun 2029 masih tiga tahun lagi, tetapi sejumlah pihak mulai melakukan manuver politik. Prabowo Subianto besar kemungkinan mencalonkan diri lagi sebagai calon presiden. Hal itu wajar, sebab dia saat ini menjabat periode pertama. Namun demikian, siapa yang bakal menjadi calon wakil presiden pendamping Prabowo? Salah satu dari lima Keputusan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) pada 13 Februari 2025 di Pedepokan Garudayaksa Bojongkoneng, Jawa Barat adalah meminta secara resmi Prabowo Subianto kembali maju sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029. Para kader yang hadir dalam forum itu menyatakan elektabilitas Presiden…

Read More

Oleh JANNES EUDES WAWA Uang Rp 10.000 bagi kebanyakan orang menganggap sebagai recehan. Bernilai rendah. Akan tetapi, bagi ibu Maria Goreti Tea (47), ibunda Yohanes Bastian Roja atau YBS (10) nilai sebanyak itu adalah angka sulit teraih. Saking sulitnya, permintaan anaknya untuk membelikan buku dan pena, sang ibunda sulit menyanggupi. Sang anak pun memilih jalan pintas: membunuh diri. Tragis! Bagi sang ibunda, kisah ini sangat memukul dirinya. Mengiris jantungnya, bahkan menghancurkan seluruh kehidupannya. Dia tidak menyangka, ketidaksanggupannya dalam memenuhi permintaan uang Rp 10.000 itu berujung fatal. Ibundanya tidak sanggup memenuhi permintaan itu, sebab ketiadaan biaya. Sang ibu seorang janda dengan…

Read More

Oleh JANNES EUDES WAWA Sungguh ironi negara Indonesia. Negeri dengan luas lautan mencapai 3.257.483 kilometer persegi itu hingga berusia 80 tahun belum mampu swasembada garam. Setiap tahun negeri maritim ini masih mengimpor garam mencapai ratusan ribu ton. Garam itu untuk memenuhi kebutuhan industri di dalam negeri. Tahun 2024, misalnya, menurut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) produksi garam di Indonesia berkisar 2,04 juta ton hingga 2,5 juta ton. Padahal, kebutuhan nasional mencapai 4,5 juta ton hingga 4,9 juta ton. Kenyataan ini tentu sangat memprihatinkan, Dengan berlabelkan sebagai salah satu negara kepulauan terbesar di dunia, adanya impor itu sungguh kontradiktif. Apalagi fakta…

Read More

Oleh JANNES EUDES WAWA China yang selama ini menjadi importir durian terbanyak di dunia ternyata ingin mandiri. Mereka sadar betul permintaan buah beraroma khas tersebut di pasar domestik terus meningkat dengan volume tanpa batas sehingga jangan sampai sepenuhnya bergantung pada negara lain. Ambisi Negeri Tirai Bambu ini adalah swasembada durian. Itu sebabnya, setelah menghabiskan miliran dollar AS selama bertahun-tahun sebagai importir, sejak tahun 2018, China mulai membudidayakan durian. Budidaya tersebut terpusat di Provinsi Hainan. Daerah ini berada di wilayah paling selatan memiliki iklim tropis yang cocok untuk tanaman yang memiliki kulit berduri tersebut. Usaha ini tidak dilakukan secara sporadis oleh…

Read More