Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
Penulis: Stefanus Wolo
Oleh: STEFANUS WOLO ITU Jumat (31/3/2023) malam, saya mengunjungi keluarga Israel- Swiss di Stein. Ini adalah kunjungan orang Indonesia di tengah pro kontra kehadiran team sepak bola Israel yang akan bermain dalam Piala Dunia U-20 di Indonesia. Saya mengenal keluarga ini sejak Desember 2014, melalui puteri mereka Dynia salah satu puteri altar Paroki Eiken, tempat saya bertugas. Karena baru tiba dari Jerman, saya berusaha mengenal umat, termasuk putera puteri altar. Saya menanyakan nama, tempat tinggal dan asal usul orang tua. Mereka datang dari pelbagai bangsa: Swiss, Jerman, Italia, Austria, Polandia, negara-negara eks Jugoslavia, Amerika Latin, Afrika dan Thailand. Saya juga…
Oleh: STEFANUS WOLO ITU Saya ingat Helen Keller. Dia lahir di Tuscumbia, Alabama, Amerika Serikat, 27 Juni 1880. Pada usia 19 bulan Helen mengalami kisah tragis. Dia terkena penyakit yang membuatnya buta dan tuli. Sejak itu mentalnya memburuk. Dia menjadi anak liar, keras kepala dan kasar. Saat berusia tujuh tahun, Helen didampingi seorang ibu guru: Anne Sullivan. Ibu Anne melatih dan motivasi Helen. “Kekurangan bukanlah halangan bagi Helen untuk berkreasi dan melakukan sesuatu”, kata ibu Anne. Helen semakin percaya diri. Semua manusia memiliki kelebihan masing-masing. Dia juga demikian: memiliki kelebihan. Dengan kelebihan itu dia bisa melakukan sesuatu bernilai meski dia…
Oleh: STEFANUS WOLO ITU Rohaniwan Katolik berkarya di Swiss Pada 16 Maret 2023 lalu saat berada di Eiken, Swiss, tiba-tiba saya kembali mengenang masa-masa kecil di tahun 1970 an di Flores, Nusa Tenggara Timur. Ketika itu, kami sering nginap di pondok sederhana di tengah kebun. Pondok kami beratap dan berdinding alang-alang. Tanpa pintu dan jendela. Akan tetapi, kami begitu nyaman tidur di sana baik siang maupun malam. Kami menikmati alam yang asri. Udara yang segar dan angin sejuk. Satu hal yang membawa sukacita tersendiri bagi saya adalah melihat burung-burung beterbangan dan mendengar kicauan mereka. Saat musim tanam saya menyaksikan tekukur.…
Oleh: STEFANUS WOLO ITU Misionaris Fidei Donum KAE Di Keuskupan Basel Swiss Orang Swiss dan beberapa negara moderen Eropa bekas Kekaiseran Romawi seperti Inggris, Perancis, Belgia, Spanyol, Portugal, Italia, Austria, Rumania, Albania, dan Yunani memberi nama Silvester untuk hari terakhir bulan Desember. Nama ini diambil dari Santo Silvester. Silvester kelahiran tahun 285 di Avellino, Italia adalah paus ke-33 Gereja Katolik Roma dari tahun 314-335 Masehi (M). Dia menjadi paus pada saat Konstantin Agung berkuasa 306-337 M. Konstantinus awalnya menindas kekristenan. Suatu saat dia menderita kusta. Dia ingin sembuh melalui ritus penyembahan dewa-dewi. Sayangnya upaya itu tidak berhasil. Dia tak kunjung…
Oleh STEFANUS WOLO ITU Minggu, 16 Januari 2022, saya menghadiri undangan dari Kirche In Not atau Aid to the Church in Need Swiss di kota Luzern. Kirche In Not adalah sebuah lembaga solidaritas kemanusiaan Katolik internasional. Lembaga kepausan ini berkonsentrasi membantu umat Katolik yang tertindas dari pelbagai belahan dunia. Saya mengenal lembaga ini pada Mei 2017. Ketika itu mereka meminta dukungan umat paroki saya untuk karya Mgr. Klemens Pickel dari Keuskupan Saratow, Rusia Selatan. Uskup Klemens bersama 40 imam dan 50 suster melayani sekitar 35.000 umat katolik di wilayah itu. Salah seorang imamnya adalah P Laurens Lemdel SVD, Misionaris dari…
Oleh STEFANUS WOLO ITU Saya sudah merasakan delapan kali musim dingin di Swiss. Ciri khas musim ini tentu saja dingin dan sering turun salju. Daun-daun berguguran, hujan dan minus cahaya matahari. Akan tetapi, saya menikmati keindahan musim dingin. Saya suka berjalan kaki sambil menikmati udara sejuk. Apalagi bila turun salju. Bulan Januari termasuk musim dingin. Meski dingin, perayaan iman dan kegiatan sosial gerejani berjalan normal. Salah satunya adalah pesta tiga raja. Dulu pesta ini dirayakan setiap tanggal 6 Januari. Tetapi dalam perjalanan waktu, pesta ini dirayakan setiap hari Minggu di antara tanggal 2 – 8 Januari. Saya terkesan dengan spirit…
Oleh: Stefanus Wolo Itu Saya mempunyai teman baik orang Swiss namanya Pierre Bühler. Pierre tinggal di Dättwill – Baden AG. Saya mengenalnya di Wangkung Manggarai Flores, Juli 2013. Saat itu dia mengunjungi Pater Ernst Waser SVD, Misionaris asal Swiss. Pierre mengunjungi Pater Ernst Waser untuk sebuah misi vokasi pertukangan kayu. Pater Ernst membuka bengkel kayu di Wangkung. Di bengkel ini dia merekrut orang-orang muda tamatan SLTA, terutama perempuan. Pierre ke sana untuk mendampingi para tukang perempuan ini. Pierre adalah insinyiur bangunan kayu. Dia mengajar di Sekolah Tehnik Lensburg AG. Kami berdua pernah mengunjungi sekolah itu, termasuk bengkel kayu. Di depan…
Oleh: Stefanus Wolo Itu Minggu 17 Oktober 2021,, saya mendapat undangan dari Turnverein Fricktal, sebuah perkumpulan olah raga senam untuk dataran Fricktal. Dataran Fricktal terbentang di kawasan selatan sungai Rhein. Kenam paroki pelayanan saya: Eiken, Stein, Mumpf, Wallbach, Schupfart berada di kawasan ini. Mereka mengundang saya untuk memimpin upacara peringatan arwah para anggotanya. Acara ini diawali dengan sapaan Presiden Turnverein. Selanjutnya saya membawakan kata pembukaan, doa pembukaan, doa-doa umat, doa dan berkat penutup. Setelah doa pembukaan, seorang petugas membacakan nama anggota yang meninggal sepanjang tahun. Selain nama lengkap, ketua juga membaca secara lengkap tanggal, tahun lahir, tanggal kematian dan usia…
Oleh: STEFANUS WOLO ITU Selasa (12/10/2021) sore secara kebetulan saya bertemu Damian di warung kopi Kunz depan gereja Eiken, Swiss. Lelaki berusia 30 tahun tersebut baru saja menyelesaikan tugas sebagai pengawal Paus di Vatikan selama 2015-2020. Mereka mengawal Kota Vatikan, menjaga keselamatan Paus dan para pembantunya. Dia begitu bangga dan bahagia telah menjadi pasukan pengawal Paus di Vatikan. Tugas itu dianggap yang sangat mulia, dan menjadi pengalaman yang sangat berharga dalam hidupnya. «Saya bangga sebagai orang Katolik yang dipilih menjadi pasukan pangawal Paus. Sungguh sangat mulia dan luhur,» kata Damian dengan penuh bahagia. Vatikan merupakan sebuah negara enklaf seluas 44…
Oleh: SEFANUS WOLO ITU Tanggal 20 September lalu saya bersama seorang rekan imam, Leo Stocker berziarah ke kampung halaman “Santu Klaus” di Flüeli-Ranft/Sachseln. Leo Stocker adalah murid Pater Ernst Waser SVD, misionaris Swiss di Manggarai Flores, saat dia bersekolah pada SMA Marienburg di Sankt Gallen, 40-an tahun silam. Apa intensi ziarah ini? Pertama, kami mengunjungi gereja paroki Sachseln. Di sana ada jubah dan kubur Santu Klaus. Di gereja ini 25 September 2017, Uskup Agung Ende Mgr. Vincentius Sensi Potokota mengikuti Jubileum 600 tahun Santu Klaus. Selanjutnya kami menuju tempat lahir dan rumah tinggal Santu Klaus di Flüeli. Dari Flüeli, kami…
